HeadlineNews

Gubernur Bengkulu Bawa Bantuan Rp380 Juta dan Solidaritas untuk Korban Gempa Nagekeo

BENGKULU PUSARAN ONLINE-Persaudaraan antardaerah kembali terlihat dalam situasi sulit. Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, S.KM., M.Kes., M.Si., tiba di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/2026).

Kedatangan rombongan Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut disambut langsung Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, S.H. Suasana haru mewarnai pertemuan itu. Kehadiran rombongan dari Bengkulu bukan sekadar agenda pemerintahan, tetapi membawa pesan solidaritas untuk masyarakat Nagekeo yang tengah menghadapi masa tanggap darurat akibat bencana gempa bumi.

Helmi Hasan dijadwalkan berada di NTT selama tiga hari. Selama kunjungan, ia akan memantau langsung proses penanganan bencana sekaligus memastikan bantuan yang dikirim dari Bengkulu dapat dikelola dan disalurkan kepada masyarakat terdampak secara tepat sasaran.

“Jarak yang membentang dari Bengkulu hingga Flores bukanlah penghalang. Ketika saudara kita di Nagekeo tertimpa musibah, duka mereka adalah duka kita juga di Bengkulu,” kata Helmi Hasan saat berada di posko utama tanggap darurat.

Setibanya di lokasi, koordinasi langsung dilakukan bersama pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo. Tim dari Bengkulu turut melakukan sinkronisasi data kebutuhan dengan kondisi di lapangan, terutama berkaitan dengan distribusi bantuan dan ketersediaan logistik bagi para pengungsi.

Pemprov Bengkulu membawa bantuan logistik serta dukungan dana sekitar Rp380 juta. Bantuan tersebut dihimpun melalui gerakan solidaritas bersama sejumlah lembaga kemanusiaan, termasuk Baznas Provinsi Bengkulu.

Dana bantuan itu nantinya diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana. Di antaranya mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di lokasi pengungsian, serta membantu kebutuhan bahan pangan untuk dapur umum.

Perbaikan jaringan air bersih menjadi salah satu perhatian karena sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah. Selain itu, kebutuhan toilet komunal di kawasan pengungsian juga menjadi bagian dari penanganan agar kondisi kesehatan warga tetap terjaga.

Sementara untuk dapur umum, bantuan diarahkan pada pemenuhan bahan pangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Provinsi Bengkulu. Menurutnya, kedatangan Helmi Hasan memberikan dorongan moral bagi pemerintah maupun masyarakat yang sedang berjuang melewati masa sulit.

“Bantuan dan kehadiran Gubernur Bengkulu memberikan energi baru bagi kami. Ini sangat membantu masyarakat yang terdampak gempa,” ujar Simplisius.

Di tengah agenda peninjauan penanganan bencana, Helmi Hasan juga menyempatkan diri mengunjungi Pondok Pesantren Al Ummah Mbay. Kehadirannya disambut antusias para santri dan pengurus pesantren.

Di tempat tersebut, Helmi berdialog dan berbaur bersama para santri. Kunjungan itu sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi anak-anak yang turut merasakan dampak psikologis setelah bencana.

Dari Nagekeo, pesan yang dibawa Pemerintah Provinsi Bengkulu sederhana namun kuat: ketika satu daerah menghadapi bencana, daerah lain tidak boleh berpangku tangan. Solidaritas dan kepedulian menjadi bukti bahwa jarak geografis tidak pernah mampu memutus persaudaraan sesama anak bangsa.***

Related Posts

1 of 38